FBL-EUR-C1-PSG-BARCELONA

Invansi tim-tim Tiongkok memang sudah mereda seiring dengan ditutupnya bursa transfer di Liga Tiongkok. Hanya saja jika kita melihat sejenak ke belakang, maka Tiongkok telah sukses berinvansi ke pasaran Eropa.

Sejumlah tim Kaya Tiongkok sudah berhasil menciduk pemain-pemain top Eropa untuk dibawa ke benua Asia. Memang tim-tim Tiongkok berani mengeluarkan modal yang besar untuk bisa membawa masuk pemain-pemain Top Eropa untuk meramaikan Liga Super Tiongkok.

Yang lebih mengejutkan adalah ternyata raksasa Prancis, PSG sempat memiliki keinginan untuk menjual bintang mereka, Angel Di Maria ke klub Tiongkok pada bursa transfer Januari kemarin.

Hal ini dikarenakan pihak klub kurang puas dengan penampilan mantan winger Real Madrid dan MU tersebut pada putaran pertama musim ini. PSG pun berpikir untuk meraup kembali modal mereka dengan melego Di Maria ke tim-tim Tiongkok. Laporan tersebut datang dari harian lokal Prancis, L’Equipe.

L’Equipe menambahkan bahwa Direktur Olahraga PSG, Patrick Kluivert kabarnya memberitahu rencana penjualan Di Maria ini kepada agen sang pemain, Jorge Mendes. Sayang Di Maria menolak opsi kepindahan tersebut. Seseorang yang dekat dengan Di Maria mengatakan pada L’Equipe bahwa pemain 29 tahun itu menganggap tindakan PSG sebagai tindakan yang tidak respek.

Tentu saja saat ini PSG harus banyak-banyak bersyukur karena Di Maria sendiri enggan untuk dilego ke Tiongkok. Andai saja pemain sayap asal Argentina itu jadi dilego ke Tiongkok, mungkin saja PSG tak akan bisa membabat habis Barcelona di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pekan silam. Berkat Di Maria, kini langkah PSG pun semakin enteng untuk menembus babak perempat final Liga Champions.

Di Leg kedua nanti PSG hanya perlu bermain imbang guna mengamankan satu tiket di babak perempat final. Sebenarnya kalah pun PSG masih bisa lolos, asal tak lebih dari lima gol. Tapi mereka akan menjaga gengsi mereka di hdapan publik Catalan. Terlebih lagi PSG memang sudah menyimpan dendam sejak lama kepada Tim Catalan. Pasalnya Tim Catalan merupakan salah satu biang kerok kegagalan mereka di beberapa edisi Liga Champions silam.

Advertisements