Gelandang PSG Buka Pintu Untuk Real Madrid?

Gelandang PSG Buka Pintu Untuk Real Madrid.jpg

Real Madrid diperkirakan akan melakukan belanja besar-besaran pada musim panas mendatang. Hal ini tak lepas dari kebijakan FIFA yang memberikan keringan kepada Los Blancos terkait sanksi larangan membeli pemain. Dengan kata lain, Los Blancos akan diperbolehkan belanja pemain pada musim panas nanti.

Tentu ini menjadi kabar gembira bagi para fans Los galacticos. Seperti biasa, Madrid selalu bisa memberikan sensasi di setiap bursa transfer musim panas. Terkait hal tersebut, Madrid pun dikabarkan sudah memasang beberapa nama yang ingin didatangkan ke Bernabeu pada musim panas nanti.

Salah satu nama yang ingin diboyong Madrid adalah salah satu punggawa milik PSG, Adrien Rabiot. Gelandang tim kebanggaan kota Paris tersebut digadang-gadang bakal menjadi salah satu alternatif bagi Real Madrid jika mereka kehilangan Isco pada musim depan.

Rabiot pun angkat bicara tentang rumor ketertarikan dari Madrid ini. Dan sepertinya Rabiot telah mengirimkan sinyal kepada Madrid melalui pernyataannya belum lama ini.

Rabiot mengatakan bahwa Real Madrid adalah klub besar. Dan ia tak menutup kemungkinan untuk hijrah kesana. Hanya saja untuk saat ini ia ingin fokus bersama PSG.

“Klub seperti Real Madrid, mereka adalah klub besar, itu benar, tapi saat ini yang paling penting adalah konsentrasi pada apa yang sekarang sedang saya lakukan,” ujar Rabiot kepada Europe 1.

Sementara itu kontrak Rabiot pun masih tersisa hingga tahun 2019 mendatang. Dan ia pun tidak terburu-buru. Rabiot menegaskan bahwa masa depannya nanti juga bergantung pada keseriusan tim yang menginginkannya.

“Saya masih memiliki kontrak hingga 2019 dan saya tidak merasa harus terburu-buru. Jika ada tawaran dari klub-klub besar, itu akan sangat bergantung seberapa serius keinginan mereka,” tandasnya.

Rabiot sendiri menjadi salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki oleh Prancis saat ini. Di usianya yang masih 21 tahun, Rabiot mampu menarik perhatian sejumlah tim-tim besar Eropa.

Kondisi Rabiot saat ini di PSG pun kurang mendukung, mengingat yang bersangkutan tidak terlalu banyak punya kesempatan bermain reguler di PSG pada musim ini. Hal ini kemudian membuatnya kerap dikabarkan ingin meninggalkan Paris.

FBL-EUR-C1-PSG-BARCELONA

Invansi tim-tim Tiongkok memang sudah mereda seiring dengan ditutupnya bursa transfer di Liga Tiongkok. Hanya saja jika kita melihat sejenak ke belakang, maka Tiongkok telah sukses berinvansi ke pasaran Eropa.

Sejumlah tim Kaya Tiongkok sudah berhasil menciduk pemain-pemain top Eropa untuk dibawa ke benua Asia. Memang tim-tim Tiongkok berani mengeluarkan modal yang besar untuk bisa membawa masuk pemain-pemain Top Eropa untuk meramaikan Liga Super Tiongkok.

Yang lebih mengejutkan adalah ternyata raksasa Prancis, PSG sempat memiliki keinginan untuk menjual bintang mereka, Angel Di Maria ke klub Tiongkok pada bursa transfer Januari kemarin.

Hal ini dikarenakan pihak klub kurang puas dengan penampilan mantan winger Real Madrid dan MU tersebut pada putaran pertama musim ini. PSG pun berpikir untuk meraup kembali modal mereka dengan melego Di Maria ke tim-tim Tiongkok. Laporan tersebut datang dari harian lokal Prancis, L’Equipe.

L’Equipe menambahkan bahwa Direktur Olahraga PSG, Patrick Kluivert kabarnya memberitahu rencana penjualan Di Maria ini kepada agen sang pemain, Jorge Mendes. Sayang Di Maria menolak opsi kepindahan tersebut. Seseorang yang dekat dengan Di Maria mengatakan pada L’Equipe bahwa pemain 29 tahun itu menganggap tindakan PSG sebagai tindakan yang tidak respek.

Tentu saja saat ini PSG harus banyak-banyak bersyukur karena Di Maria sendiri enggan untuk dilego ke Tiongkok. Andai saja pemain sayap asal Argentina itu jadi dilego ke Tiongkok, mungkin saja PSG tak akan bisa membabat habis Barcelona di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pekan silam. Berkat Di Maria, kini langkah PSG pun semakin enteng untuk menembus babak perempat final Liga Champions.

Di Leg kedua nanti PSG hanya perlu bermain imbang guna mengamankan satu tiket di babak perempat final. Sebenarnya kalah pun PSG masih bisa lolos, asal tak lebih dari lima gol. Tapi mereka akan menjaga gengsi mereka di hdapan publik Catalan. Terlebih lagi PSG memang sudah menyimpan dendam sejak lama kepada Tim Catalan. Pasalnya Tim Catalan merupakan salah satu biang kerok kegagalan mereka di beberapa edisi Liga Champions silam.